5 Cara Memilih Ayam Potong yang Baik dan Benar

0
826

Sebelum membeli ayam potong, kita harus tahu cara memilih ayam potong yang baik dan benar. Langkah ini harus kita lakukan salah satunya sebagai upaya untuk menjaga kesehatan kita sekeluarga. Ayam potong yang tidak lagi segar atau kemasannya telah rusak sangat mungkin terkontaminasi bakteri jahat yang berdampak buruk bagi kesehatan. Selain masalah kesehatan, kesalahan dalam membeli daging ayam potong akan membuat masakan kita terasa tidak lezat dan semangat makanpun akan senantiasa menurun. Untuk itu, kita perlu praktikkan cara memilih ayam potong yang baik dan benar seperti dibawah ini.

  1. Lihat warnanya

Segar tidaknya daging ayam potong bisa dilihat dari warna dagingnya. Jika daging tersebut segar maka warnanya akan cenderung merah muda sebab dipenuhi pembuluh darah. Namun jika ayam potong tersebut warnanya sudah memucat dan putih layu, ini adalah pertanda ayam tersebut telah dipotong beberapa hari yang lalu dan tidak aman untuk dikonsumsi.

  1. Amati kemasannya

Jika kebetulan Anda sedang berbelanja ayam potong di supermarket, Anda bisa memilih ayam yang kemasannya rapi, tertutup dan bersih. Kemasan yang rusak bisa jadi adalah karena pengaruh dari banyaknya tangan yang menyentuh ataupun lamanya kemasan tersebut berada disitu dan belum juga laku.

  1. Periksa teksturnya.

Setelah melihat kemasan dan juga warnya, tekan daging ayam yang akan kalian beli. Daging ayam segar saat ditekan akan mudah kembali ke bentuk semula dan lebih lembut. Sedangkan daging yang sudah keras dan tidak kembali ke bentuk semula saat ditekan adalah indikasi dari tidak segarnya daging tersebut.

  1. Deteksi baunya.

Cara lain untuk mendeteksi segar tidaknya ayam potong adalah dari baunya. Jika baunya sudah anyir atau busuk, sangat mungkin ayam potong tersebut telah diproses beberapa hari yang lalu. Untuk itu,  cek warna, kemasan, tekstur dan juga baunya satu persatu sebelum kalian memutuskan untuk membelinya.

  1. Hindari daging yang banyak darah

Daging yang banyak darah bisa jadi indikasi bahwa penjualnya tidak mencuci bersih daging tersebut. Untuk itu kalian harus cuci ulang secara maksimal agar lebih nyaman saat mengonsumsinya. Daging yang banyak darah di pasaran juga sangat mungkin didapati sebab banyaknya tangan yang telah menyentuhnya. Darah tersebut juga bisa menjadi indikasi bahwa ayam potong itu telah dibekukan atau dimasukkan freezer secara berulang-ulang.

Menjaga kesehatan sangatlah penting. Bahkan ada pepatah yang mengatakan bahwa kesehatan itu sangatlah mahal harganya. Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan mengonsumsi makanan yang layak konsumsi. Adapun criteria dari ayam potong yang layak konsumsi bisa Anda dapatkan melalui 5 cara memilih ayam potong yang baik dan benar.

LEAVE A REPLY